Patah Tulang



{tocify} $title={Daftar Isi}

Apa saja sih dok, gejala atau tanda kalau seseorang tersebut patah tulang?

Kita boleh curiga patah tulang bila kita menemukan tanda diantaranya:

  1. Bagian yang patah membengkak
  2. Daerah yang patah nyeri bila ditekan 
  3. Terjadi perubahan bentuk pada anggota badan yang patah 
  4. Bagian anggota yang patah mengalami gangguan fungsi atau gerak

Apa saja dok, jenis-jenis patah tulang itu?

Jika terjadi patah tulang, apa yang harus kita lakukan ya dok?

Pada pertolongan pertama, yang paling penting adalah mengistirahatkan dan menjaga daerah yang dicurigai patah tulang agar tidak bergerak. Kamu bisa melakukan tindakan pembidaian yang bertujuan untuk:

  1. Mencegah pergeseran dari tulang yang patah 
  2. Memberi istirahat pada anggota badan yang patah 
  3. Mengurangi rasa nyeri 
  4. Mempercepat penyembuhan 

Apa saja dok, yang harus dipersiapkan untuk pembidaian?

Yang harus dipersiapkan diantaranya adalah

  1. Periksa bagian tubuh yang akan dipasang bidai dengan teliti
  2. Pilihlah bidai yang tepat
  3. Persiapkan alat untuk pembidaian

Alat-alat pokok apa saja yang harus dipersiapkan?

Apa saja prinsip pembidaian itu dok?

Diantara prinsip pembidaian adalah 

  1. Pakaian yang menutupi anggota gerak yang dicurigai cedera dilepas dengan hati-hati misalnya menggunakan gunting (tidak boleh ditarik paksa), periksa adanya luka terbuka atau tanda-tanda patah dan dislokasi 
  2. Bila ada luka, tutup luka terbuka dengan kasa steril 
  3. Pembidaian dilakukan pada bagian yang dicurigai patah atau dislokasi 
  4. Jangan memindahkan penderita sebelum dilakukan pembidaian kecuali ada di tempat bahaya. Jangan menambahkan gerakan pada area yang sudah dicurigai adanya patah tulang
  5. Beri bantalan yang lembut pada pemakaian bidai yang kaku

Untuk prosedur pembidaian seperti apa dok?

Diantara prosedur pembidaiannya diantaranya adalah 

  1. Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan 
  2. Lepas sepatu, jam atau aksesoris pasien sebelum memakai bidai 
  3. Pembidaian melalui dua sendi, sebelumnya ukur panjang bidai pada sisi sebaliknya korban yang tidak mengalami kelainan 
  4. Pastikan bidai tidak terluka ketat ataupun longgar 
  5. Bungkus bidai dengan pembalut sebelum digunakan 
  6. Ikat bidai pada korban dengan pembalut di sebelah atas dan bawah dari tulang yang patah 
  7. Setelah penggunaan bidai cobalah mengangkat bagian tubuh yang dibidai
  8. Bila tidak ada bidai; gunakan tali / kain untuk merapatkan daerah yang dicurigai patah ke badan


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama